Kode Etik Pecinta Alam Indonesia

Kode etik pecinta alam Indonesia dicetuskan dalam kegiatan Gladian Nasional Pecinta Alam IV yang dilaksanakan di Pulau Kahyangan dan Tana Toraja pada bulan Januari 1974. Gladian yang diselenggarakan oleh Badan Kerja sama Club Antarmaja pencinta Alam se-Ujung Pandang ini diikuti oleh 44 perhimpunan pecinta alam se Indonesia.

Kode etik pecinta alam Indonesia ini, sampai saat ini masih dipergunakan oleh berbagai perkumpulan pecinta alam di seluruh Indonesia.

Bunyi dari kode etik pecinta alam Indonesia adalah sebagai berikut: Selengkapnya »

Filed under: News | No Comments »

Sejarah Singkat Pecinta Alam Indonesia

Sering kita mendengar dan menemui sekelompok manusia yang suka berpetualang di alam terbuka dengan membawa nama Pecinta Alam. Dan uniknya, nama tersebut, yakni pecinta alam hanya ditemui di Indonesia. Bukan dari segi bahasa, namun dari segi arti dan makna kalimat. Di Luar negeri sendiri mungkin lebih dikenal dengan nama Aktifis Lingkungan.

Konsep Pecinta Alam dicetuskan oleh Soe Hok Gie pada tahun 1964. Gie sendiri meninggal pada tahun 1969 karena menghirup gas beracun Gunung Semeru. Gerakan “Pecinta Alam” awalnya adalah pergerakan perlawanan yang murni kultur kebebasan sipil atas invasi militer dengan doktrin militerisme – patriotik. Perlawanan ini dilakukan dengan mengambil cara berpetualang dengan alasannya yakni : Selengkapnya »

Filed under: Artikel, Info Alam | No Comments »

Kreasi Pemuda Indonesia JakSTIK’2012

Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (28 oktober 1928), Organisasi Pecinta Alam Informatika dan Komputer Jakarta menggelar acara “KREASI PEMUDA INDONESIA 2012″.
Event:
Music, Fun Boulder, Bazzar and many more…
on Monday, 29 October 2012
at Kampus STMIK Jakarta STI&K,
Jl. BRI, Radio Dalam – Jakarta Selatan.
Guest Star:
Primitif and Day Afternoon

Featuring

Rasjiman, Baksberry, 12 Malaikat Gimbal, Lion King

HTM FREE!!

Supported by.”"
- DJARUM SUPER
- Sekolah Tinggi Manajemen Infirmatika dan Komputer Jakarta STI&K

 

Filed under: Kegiatan | No Comments »

Mengarungi sungai pekalen

Mengarungi sungai pekalen (Desa Condong, Kecamatan Gading – Probolinggo)

Sungai pekalen yang bersumber dari mata air gunung lamongan dan argopuro di jawa timur, menurut penduduk setempat memiliki cerita historis dimana Sang Prabu Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajahmada pernah singgah di sungai tersebut dan juga legenda Sang Ratu Dewi Rengganis yang pernah membangun istana sebelum melarikan diri ke gunung argopuro. Sampai sekarang penduduk sekitar masih meyakini adanya tempat pemandian sang dewi, di tempat tersebut setiap jumat legi pukul 12.00 malam tercium aroma wangi bunga.

Selengkapnya »

Filed under: Kegiatan | No Comments »